Tips Menghadapi Debt Colector Liar

 Hukum, Nasional
banner 468x60

Debt colector liar yang melakukan penarikan kendaraan bermotor tanpa dokumen resmi penarikan kendaraan meresahkan masyarakat.

 

Detektifaceh.com – Maraknya kasus penarikan kendaraan motor yang kreditnya macet oleh debt Colector yang tidak resmi, banyak masyarakat dibuat was-was. Para debt colector bahkan menggunakan segala cara, hingga melakukan kekerasan agar dapat menarik kendaraan nasabah yang telah macet kreditnya tersebut.

Namun taukah anda bahwa tindakan tersebut telah menyalahi hukum, dan masuk ke kategori perampasan sebagaimana diatur dalam 368 KUHP atau pasal pencurian 365 KUHP, selain itu tindakan tersebut termasuk pelanggaran terhadap konsumen sesuai Pasal 4 UU no.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Dilansir dari laman Divisi Humas Polri, berikut tips untuk menghadapi debt colector :
1. Menanyakan Identitas debt colector tersebut, hal ini dikarenakan mereka bukanlah aparat kepolisian.

2. Menanyakan kartu sertifikasi profesi dari APPI, debt colector resmi pasti memiliki sertifikat profesi dan surat izin menagih

3. Menanyakan surat kuasa yang diberikan oleh pihak leasing terhadap kendaraan yang dikreditkan

4. Menanyakan sertifikat jaminan FIDUSIA. Berdasarkan Undang-Undang No.42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia (UU No.42/1999), Fidusia didefinisikan sebagai suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, tapi benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan.

Jika pihak debt colector masih bersikeras, anda dapat meminta bantuan kepada aparat kepolisian terdekat.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply