Haji Uma Hadiri Demo Yang Dilakukan Warga Lingkungan Eks PT Arun

 Nanggroe
banner 468x60

Haji Uma Saat Hadiri Demo Yang Dilakukan Warga Lingkungan Eks PT Arun

Detektifaceh.com,Lhokseumawe – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam  Forum Keuchik dan Pemuda Lingkungan eks PT Arun melakukan aksi demo di depan gerbang pabrik eks PT Arun (Pintu Dua) Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Senin (4/11/2019).

Ratusan Massa yang hadir tersebut melakukan orasi ada 6 tuntutan yang di utarakan dalam aksi tersebut.

Diataranya, seluruh tenaga kerja pegawai, kontrak dan project harus diserahkan kepada forum. Kedua, Tenaga kerja pegawai harus 50 persen berasal dari desa lingkungan.

Ketiga, seluruh tenaga kerja kontrak yang berasal dari luar desa lingkungan harus diganti dengan tenaga kerja dari dalam desa lingkungan. Paling lambat 1 Januari 2020. Keempat, Seluruh tenaga kerja satpam/security dan pemadam kebakaran  serta supir , juga harus dari warga desa lingkungan. Sedangkan yang selama ini pekerja berada diluar desa lingkungan harus diganti. Juga paling lambat 1 Januari 2020.

Kelima, Setiap ada penerimaan tenaga kerja pegawai/kontrak harus direkrut melalui forum. Keenam, Seluruh dana CSR harus disalurkan kepada masyarakat dan melibatkan forum. Terakhir,  Harus ada perhatian terhadap sarana dan prasarana forum.

Ditengah aksi sedang berlangsung Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman atau Haji Uma pun hadir dan bergabung bersama warga demo.

Haji Uma saat Hadiri Demo Yang Dilakukan Warga Lingkungan Eks PT Arun

Haji Uma juga melakukan orasi didepan ratusan warga demo ia berjanji dihadapan pendemo akan memperjuangkan aspirasi kalangan bawah ini sampai ke Jakarta.

“Bila tidak selesai juga, akan kita panggil pimpinan perusahaan ini sampai ke Jakarta nanti,” kata H Sudirman.

Menurutnya, seharusnya, sebelum perusahaan beroperasi di sebuah daerah, sudah harus ada MoU dengan Pemerintah setempat untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dan juga penyaluran CSR. 

Selain itu, untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat ini, diharapkan legislatif di Lhokseumawe untuk memanggil pihak perusahaan guna memastikan agar aspirasi masyarakat bisa tertampung.

“Bila di tingkat daerah tidak selesai, maka kami akan menindaklanjutinya di tingkat pusat,” pungkas Haji Uma.

Hingga pukul 12.00 WIB, aksi masyarakat masih berlangsung. Aksi ini digelar para masyarakat untuk menuntut 11 perusahaan yang ada di lingkungan eks PT Arun agar lebih meningkatkan kepedulian kepada masyarakat lingkungan, baik memprioritaskan tenaga kerja lokal maupun dalam penyaluran dana CSR. (*)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply