Kanwil Hukum dan HAM Gelar Kegiatan Diseminasi Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia,Dalam Rangka Peringati Hari HAM Dunia

 Headlined, Nanggroe
banner 468x60

Kanwil Hukum dan HAM Gelar Kegiatan Diseminasi Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia,Dalam Rangka Peringati Hari HAM Dunia

Detektifaceh.com,Banda Aceh – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh menggelar kegiatan diseminasi hak asasi manusia tentang pelayanan publik berbasis HAM. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas III Banda Aceh,pada Rabu (4 /12/ 2019) ini  dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan seluruh Aceh sebagai peserta dalam kegiatan ini, dan turut dihadiri juga Ketua Komnasham Perwakilan Aceh Asep Sepriadi sebagai narasumber , dan dari Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, serta Dr. Teuku Muttaqin Mansur, M.H, juga dari Ombudsman RI perwakilan Aceh.

Acara ini juga dihadiri oleh para pimpinan tinggi pratama, para pejabat administrator, para pejabat pengawas, para kepala unit pelaksana teknis pemasyarakatan seluruh aceh, para JFT, serta pegawai kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia aceh, juga Rumah bacaan anak nanggroe, balai pendidikan anak usia dini dan masyarakat, ketua ikatan anti narkoba, UPT perpustakaan unsyiah.

Acara di buka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh Lilik Sujandi sekaligus memberikan sambutan, dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan surat direktur jenderal pemasyarakatan Kemenkumham RI nomor : PAS.UM.01.01-142 tanggal 8 November 2019 perihal :

Diseminasi Hak Asasi Manusia, kanwil kemenkumham aceh melaksanakan kegiatan diseminasi hak asasi manusia tentang pelayanan publik berbasis hak asasi manusia dalam rangka memperingati hari hak asasi manusia sedunia.

Semangat untuk berubah dalam penyelenggaraan kegiatan terutama di bidang pelayanan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), agar segala tindakan tidak melanggar hak asasi manusia sekecil apapun, serta tidak diskriminasi terhadap WBP.

Acara dilanjutkan diskusi dengan para narasumber, setelah para narasumber memberikan paparan tentang pelayanan publik kepada para kepala UPT.

Setelah acara, Ketua Komnasham perwakilan Aceh dalam wawancara menyampaikan bahwa sangat mengharapkan agar acara seperti ini dapat terus dilakukan agar adanya masukan-masukan dalam pelaksanaan pelayanan publik yang lebih baik nantinya.

Terutama dalam bidang pemasyarkatan, khususnya untuk WBP, juga beberapa masukan oleh Dr. Teuku Muttaqin Mansur, M.H dari perwakilan Fakultas Hukum Universitas Unsyiah, semoga Kemenkumham menjadi pelopor dan terdepan dalam pelaksanaan pelayanan publik berbasis ham.(*)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply