2020 Jokowi Akan Gaji Pengangguran 7Juta, Ini Syaratnya

 Headlined, Nasional
banner 468x60

 

Mulai 2020 Jokowi akan menggaji para pencari kerja hingga 7 Juta untuk 2 Juta jiwa

 

Detektifaceh.com Ida Fauziah, Menteri Ketenagakerjaan menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran 10 trilliun sebagai insentif bagi peserta kartu prakerja, nantinya para peserta akan diberikan tunjangan mulai dari 3,65 juta hingga 7,65 juta perkepala mulai 2020 mendatang melalui dana APBN.

Ida Fauziah mengatakan menurut beliau pemerintah memberikan insentif bagi para peserta untuk empat keperluan.

pertama, untuk biaya pelatihan. “Biaya pelatihan Rp3 juta- Rp7 juta itu bergantung dari jenis pelatihan yang diikuti peserta,” kata Ida saat Rapat Kerja (Raker) Kementerian Ketenagakerjaan dengan Komisi IX DPR, Rabu (20/11).

Kedua, untuk biaya sertifikasi. Untuk sertifikasi, Ida menyebut biaya akan disubsidi pemerintah. Subsidi diberikan sebanyak Rp0- Rp900 ribu.

Nah, sertifikasi itu sendiri tergantung perusahaan butuh sertifikasi atau tidak, kalau tidak ada ya nol,” lanjutnya.

Ketiga, untuk insentif paska pelatihan. Peserta akan diberikan insentif sebesar Rp500 ribu untuk kebutuhan melamar pekerjaan.

“Ini insentif untuk persiapan pelamaran kerja. Karena mereka posisinya pencari kerja, maka bisa dilihat mereka tidak dalam status finansial untuk mencari lowongan,” tuturnya.

Sedangkan keempat, untuk biaya pengertian survey. Total insentif yang digelontorkan untuk biaya pengisian survey sebesar Rp150 ribu.

“Diberikan reward Rp50 ribu setelah pengisian survey. Survey pekerjaan dilakukan tiga kali, jadi 3 x Rp50 ribu,” ungkapnya.

Ida mengatakan survey dilakukan untuk mendata dan melihat status para peserta program Kartu Prakerja yang telah mengikuti program pelatihan ataupun uji kompetensi untuk sertifikasi.

“Data ini bermanfaat bagi project management office untuk meningkatkan kualitas dan kinerja layanan program Kartu Prakerja,” imbuhnya.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply