Gejala Berikut Dapat Membuat Pengemudi Kehilangan Nyawa

 Headlined, Nasional, Opini, Teknologi
banner 468x60

Gejala yang umum terjadi dan disepelekan dapat merenggut nyawa saat mengemudi

 

Detektifaceh.com – Mengemudi merupakan hal yang sangat sering dilakukan sekarang oleh kebanyakan orang, baik untuk bekerja, sekedar jalan-jalan, atau aktifitas lainnya bahkan sebagian orang pekerjaannya adalah mengemudi.

Tapi tau kah anda, jika anda mengalami beberapa gejala dibawah ini, anda sebaiknya berhenti mengemudi karena selain akan membahayakan nyawa anda, juga membahayakan nyawa orang lain, berikut gejala-gejala yang harus dihindari saat mengemudi

Microsleep
Mirosleep adalah rasa kantuk yang muncul sesaat antara 1-30 detik, microsleep disebabkan oleh rasa kantuk akibat kelelahan atau dalam melakukan aktifitas berulang dan terus menerus, seperti menonton TV dan Mengemudi, ketika mengantuk sebenarnya beberapa bagian-bagian dari otak mulai tertidur. Bisa dibilang microsleep adalah tidur lokal yang berkelanjutan. Saat terjadi, kesadaranmu akan lumpuh sampai tubuhmu menyadari dan membangunkanmu. Itu sebabnya, saat mengalami microsleep, caramu bangun seperti tersentak.

Microsleep dapat dihindarkan dengan mengajak rekan untuk menemani mengemudi atau bahkan dapat mengemudi secara bergantian, namun jika harus mengemudi sendirian, luangkan waktu untuk istirahat sejenak.

Highway Hypnosis
Highway Hypnosis hampir menyerupai microsleep, Highway Hipnosis adalah gejala dimana saat mengemudi pikiran melayang, mengawang kemana-mana dalam posisi tersebut pengemudi masih menginjak gas dan memegang setir.

Profesor kinesiologi dari universitas Michigan, Amerika Serikat, Sean Meehan menyebut ketika berada dalam lintasan yang kosong terlebih saat kelelahan, pengemudi hanyan memusatkan perhatian pada satu titik obyek, sehingga itulah yang menyebabkan pengemudi seolah-olah terhipnotis dan kehilangan kesadaran.

Cara mengatasi gejala highway hypnosis antara lain tetap melakukan gerakan-gerakan untuk mengatasi kejenuhan dalam mengemudi yang dapat mengakibatkan rasa kantuk, selain itu jangan memusatkan perhatian hanya pada satu titik obyek yang menyebabkan mata menjadi blur.

Tentunya cara yang paling ampuh untuk mengatasi gejala-gejala di atas adalah dengan menepi dan menghirup udara segar untuk menghilangkan kejenuhan dan rasa kantuk, jika memungkinkan beristirahatlah.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply