Pengelola Salah Satu Mall Di Malang,Minta Karyawan Tak Pakai Atribut Natal

 Headlined, Nasional
banner 468x60

Tenant Relation Mal Malang Olimpyc Garden (MOG) Kota Malang (Foto: Kompas.com)

Detektifaceh.com,Malang – Menjelang Hari Natal 2019, pengelola Mall Olympic Garden (MOG) di Kota Malang, Jawa Timur, mengimbau seluruh karyawan yang berjaga di pusat perbelanjaan itu untuk tidak memakai atribut Natal.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi sweeping dari kelompok tertentu.

Imbauan itu disampaikan melalui surat edaran tertangal 25 November 2019. Surat edaran itu disampaikan kepada seluruh tenant atau penyewa di mal tersebut.

Surat edaran yang baru sehari diedarkan itu lantas viral di media sosial.

Hiasan Natal tetap diperbolehkan Tenant Relation Mal MOG Peptina Magdalena mengatakan, surat edaran itu hanya bersifat imbauan dan bukan larangan.

Selain itu, yang diimbau untuk tidak digunakan adalah atribut yang melekat pada tubuh karyawan. Adapun, untuk hiasan Natal tetap diperbolehkan.

Di situ kami jelaskan, kami mengimbau kepada pemilik agar karyawannya tidak menggunakan atribut Natal,Jadi saya garis bawahi ini adalah mengimbau, jadi bukan melarang.

Ini atribut bukan hiasan. Atribut yang melekat di badan,kata Peptina saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/11/2019).

Latar belakang Peptina menyampaikan, imbauan untuk tidak mengenakan atribut itu rutin dikeluarkan sejak empat tahun yang lalu. Imbuan itu selalu dikeluarkan berdasarkan pengalaman MOG yang pernah di-sweeping oleh kelompok tertentu.

“Dulu ketika awal kami mengeluarkan surat edaran ini, itu adalah salah satu bentuk kekhawatiran kami apabila sewaktu-waktu ada sweeping dari beberapa pihak terkait penggunaan atribut di toko,” kata Peptina.

Dan Kami proaktif saja,Sebenarnya tidak ada maksud dan tendensi lain,kata dia.

Sebelum ada surat imbauan tersebut, sejumlah karyawan toko atau stan di pusat perbelanjaan itu mengenakan atribut Natal.

Namun, setelah ada surat imbauan tersebut, tidak ada lagi karyawan yang mengenakannya. Berbeda dengan hiasan.

Setiap menyambut perayaan Natal, hiasan berupa pohon Natal selalu menghiasai mal yang ada di pusat kota itu.

Dulu pernah ada satu dua dan toko yang pakai,Cuma waktu itu ada massa sweeping dan segala macam, pernah didatangi dari organisasi tertentu.

Kita mikir, akhirnya pada waktu itu, oleh instansi terkait pun supaya tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan, tolong tidak menggunakan atribut,kata Peptina.(*)

 

Sumber: Kompas.com

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply